Tampilkan postingan dengan label banjarmasin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label banjarmasin. Tampilkan semua postingan

Gurihnya Ketuyung, Kuliner Unik dari Kota Banjarmasin

Gurihnya Ketuyung, Kuliner Unik dari Kota Banjarmasin

Kota Banjarmasin merupakan kota yang banyak menyimpan kuliner unik, selain tentunya Soto Banjar dan Ketupat Kandangan yang sangat terkenal sebagai makanan khas nusantara. Salah satunya kuliner katuyung --salah satu hewan sejenis siput yang hidupnya di sungai. Orang Banjar atau pelancong yang kebetulan singgah di Kota Seribu Sungai kerap menyantap katuyung.

Di Banjarmasin, mencari katuyung tak terlalu sulit. kalian bisa mencecap katuyung di warung makan khas Banjarmasin di Jalan Sultan Adam, Jl Sutoyo S, dan sekitar Jalan Pekapuran Laut.
Katuyung biasanya dimakan dengan cara dikunyut (disedot dengan mulut) karena dagingnya berada di dalam. Kuliner ini disajikan dalam kondisi hangat dikombinasikan dengan sayur asem atau lalapan, disantap dengan nasi, bisa juga dimakan tanpa nasi. Direbusnya pun harus dua kali agar bisa menimbulkan cita rasa yang sedap dan kekenyalan dagingnya pas di lidah.

Seorang peramu kuliner katuyung adalah Irma Kurniati. Semangkuk sayur katuyung dijual seharga Rp 10 ribu, berisi 20 biji siput. Rasa dari katuyung ini memang nikmat tiada duanya.
Menurut Irma, penjual warung makan di Jalan Sultan Adam, dirinya memasak katuyung sebanyak dua panci besar selalu ludes diburu saban hari.

"Sehari dua panci besar, katuyung selalu habis terus, banyak pelanggan dari Jakarta dan Medan ketika ke Banjarmasin selalu singgah ke warung kami," kata Irma Kurniati. Ibu dua anak ini sudah berjualan aneka kuliner khusus Banjarmasin selama delapan tahun.

Menyantap sayur katuyung pun harus dikenyot. Sebab, biasanya katuyung disajikan dengan cangkangnya. Dagingnya di dalam harus dikeluarkan dengan cara dikenyot sebelum dimakan. Sayuran pendamping seperti bayam, kacang panjang, labu, jagung, dan kuahnya dari santan.
Rasanya gurih dan pastinya ada kesan tersendiri saat menyantapnya. Sebab, biasanya katuyung disajikan dengan cangkangnya. Dagingnya di dalam harus dikeluarkan dengan cara dikenyot sebelum dimakan.

Baca Juga : Banjarmasin Kota Seribu Sungai Menyimpan Seribu Makanan Khas Yang Perlu Anda Ketahui

Mencecap kuliner katuyung kerap disandingkan dengan sayuran lain, seperti bayam, kacang panjang, labu, jagung, dan kuahnya dari santan. Rasanya gurih dan pastinya ada kesan tersendiri saat menyantapnya. Untuk menjaga cita rasa dan tampilan kuah santannya agar tidak pecah, Irma menggunakan santan kental dan cair.

"Cara memasak katuyung harus direbus dua kali. Dimana rebusan pertama untuk mematangkan daging. Rebusan kedua memantapkan kekenyalan daging katuyung. Lalu pada rebusan kedua ini, diberi santan cair. Lalu ketika sudah hampir matang, masukkan santan kental supaya santan cairnya tidak pecah saat disajikan,” ujarnya.

Zainudin, salah satu pecinta kuliner, juga sangat memfavoritkan katuyung ini. Bahkan ketika menjamu koleganya dari luar daerah, mayoritas koleganya juga menyukainya. Selain gurih dan tekstur dagingnya lembut, kata dia, kuah sayuran menambah cita rasa segar.

“Ditambah cara makannya harus dikenyot atau disedot, dipadukan dengan sambal acan, ” kata Zainudin.

Kalian Penasaran mencoba ? yuk segera rasakan salah satu masakan ternikmat yang ada di Kalimantan Selatan ini. 



Share:

Banjarmasin Kota Seribu Sungai Menyimpan Seribu Makanan Khas Yang Perlu Anda Ketahui


Banjarmasin Kota Seribu Sungai Menyimpan Seribu Makanan Khas Yang Perlu Anda Ketahui
Pada kesempatan kali ini, mari kita mengetahui  makanan khas yang berasal dari kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Banjarmasin merupakan salah satu kota yang terletak kepulauan Kalimantan ternyata menyimpan segudang makanan dan minuman khas yang sangat enak sekali yang akan menggugah selera makan kalian,. Bagi kalian yang berkesempatan untuk berkunjung ke kota Banjarmasin, jangan lupa untuk mencicipi beragam sajian kuliner khas Borneo berikut ini :
1.      Soto Banjar
Makanan khas yang satu ini paling terkenal dari Banjarmasin. Soto banjar ini tidak jauh berbeda dari soto-soto yang ada di indonesia pada umumnya. Hanya saja kuah soto banjar ini lebih bening, walau pun ada juga soto banjar yang berkuah keruh. Uniknya, soto banjar ini tidak disajikan dengan nasi, tetapi dengan ketupat.
2.      Ketupat Kandangan
Ketupat kandangan adalah salah satu makanan khas Banjarmasin yang cukup terkenal. Kuliner ketupat kandangan ini menggunakan kuah yang keruh berasa dari santan. Tekstur ketupat kandangan lebih keras disbanding dengan ketupat lainnya. Tetapi, rasanya tidak di ragukan lagi dengan rasa ketupat lainnya, apalagi ditambah dengan ikan dan telur saat disajikan.
3.      Manday
Selanjutnya adalah makanan khas Banjarmasin manda. manday terbuat dari kulit cempedak atau orang Banjarmasin biasa nya menyebut dengan tiwadak. Kulit cempedak tersebut diawetkan dalam air dan di camurkan sedikit garam dan di diamkan di tempat tertutup dengan waktu yang lumayan lama. Semakin lama diawetkan, maka rasanya akan semakin enak. Manday biasanya juga dimasak dengan cara digoreng biasa atau bisa juga dioseng, tetapi ada juga yang memasaknya dengan cara dibakar.
4.      Gangan Asam Banjar
Gangan asam banjar merupakan sayur khas Banjarmasin. makanan yang satu ini menggunakan ikan gabus atau biasa nya di Banjarmasin di sebut dengan ikan haruan sebagai isinya. Sayur ini berwarna kuning dan rasanya antara asam, gurih, dan segar yang menggugah selera.
5.      Bingka
Salah satu makanan khas Banjarmasin yang satu ini adalah cemilan khas suku Banjar Rasanya manis dengan teksturnya yang lembut meskipun sedikit berlemak. Bingka terbuat dari adonan tepung terigu, santan, telur, gula pasir, dan garam.
6.      Kelepon Martapura
Jajanan pasar tradisional khas Banjarmasin ini diberi nama kelepon martapura dan biasa nya dikenal dengan semboyan “pacah di ilat” yang artinya pecah di lidah. Makanan ini sangatlah enak dengan tekstur yang lembut dipadu dengan taburan parutan kelapa dan disi dengan gula merah yang meleleh saat dimakan.
7.      Nasi Kuning Khas Banjarmasin
Jenis beras yang digunakan saat memasak nasi kuning khas Banjarmasin berbeda dengan nasi kuning pada umumnya. Selain itu juga, bumbu yang dipakai dalam memasak nasi kuning ini sedikit berbeda karena memakai bumbu yang khas dari Banjarmasin. Beras yang dipakai adalah beras pera, bukan beras pulen. Walau punbegitu, rasanya sangat khas dan juga enak.
8.      Sayur Kambang Tigarun
Sajian kuliner yang satu ini adalah jenis lalapan khas Banjarmasin yang keberadaannya sudah sangat sulit ditemukan. Sayur ini ada hanya pada musim tertentu ketika bunganya mekar. Sayur ini berisi kambang tigarun. Daun, batang, dan bunga dari suatu tumbuhan. Rasa sayur ini sedikit pahit, tetapi biasa nya orang Banjarmasin memakan nya dengan cara di fermentasi dengan air dan garam agar tidak pahit. Jadi belum tentu anda cocok dengan masakan ini.
9.      Cacapan Asam
Makanan yang satu ini memiliki campuran rasa pedas, manis, asam dan gurih, biasa dijadikan makanan pendamping di setiap jenis kuliner khas Banjarmasin, terutama masakan yang di sajikan dengan cara digoreng, dibakar, atau diasinkan. Cara makannya dengan cara dicocolkan ini mudah kalian temukan di warung makan maupun restoran yang ada di Banjarmasin.
10.  Sambal Acan
Selanjutnya makan khas Banjarmasin adalah sambal acan yang serupa dengan cacapan asam. Dulu sambal acan disajikan diatas piring, tetapi pada zaman sekarang terkenal sambal acan tersedia dalam kemasan botol sehingga bisa kalian dapat membeli di warung makan maupun toko oleh-oleh Banjarmasin.


Share:

Follow by Email